PUISIKU

Suatu pagi di al huda

Mampirku di al Huda
mengunjungiMu di sini,
menggulung gelombang perih
yang datang tiap kali menyapaMu
di ujung keningku
serasa berada di tengah lautan putih
dan gemuruh manusia memujiMu
di sini,
di lantai putih al Huda
kuserukan kelu rinduku
agar doa-doaku sampai ke langitMu
bersama keyakinan yang semakin kuat
bahwa engkau tak mungkin meluputkan pandanganMu
Allah, ya Rabbana
Padang arofah, bukit shofa dan marwa, hajar aswad
Luruh bersama gemuruh bintang  yang tak terbendung


(sudut al huda, suatu pagi...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar